Waspadalah! Kebosanan Bisa Picu Orang Mencoba Berjudi

Waspadalah! Kebosanan Bisa Picu Orang Mencoba Berjudi

 

Pernahkah Anda mengikuti psikotes? Baik saat memilih jurusan sekolah, kuliah atau pun pada saat tes masuk kerja. Psikotes identik dengan soal yang banyak dan juga soal menggambar. Kemudian dari jawaban-jawaban yang kita pilih dan tuliskan mampu memberikan gambaran kepada instansi atau suatu perusahaan tentang bagaimana diri kita. Dengan lebih jujur. Pertanyaannya adalah ‘kok bisa gitu ya jawaban dari soal itu adalah jujur. Bisa saja kan dimanipulasi karena ingin mendapatkan skor tinggi agar bisa lulus’?

Jawabannya, tentu bisa-bisa saja. Namun begini. Pernahkah Anda merasa setalah usai melaksanakan psikotes kemudian merasa pegal. Baik punggung, leher, mata maupun pikiran. Anda bisa mengambil istirahat untuk tidur yang ternyata menghabiskan waktu lebih lama daripada biasanya. Nah, hal inilah sisi kejujuran yang digali oleh para pembuat soal psikotes. Dalam dunia psikologi, dipercaya bahwa seseorang akan lebih jujur ketika mereka merasa lelah. Untuk itu kita diberikan banyak sekali soal untuk diisi meski terkadang pertanyaannya mirip sebelas-dua belas. Dalam keadaan lelah, jenuh dan bosan, apakah seseorang masih konsisten dengan pilihan awalnya. Meski lelah, jenuh dan bosan adalah lazim dan manusiawi. Bukan berarti hal tersebut harus dibiarkan tumbuh subur. Sebab kebosanan bisa menggerogoti mental health seseorang. Berakhir pada sejumlah overthinking yang masih memiliki hubungan mata rantai dengan rasa tertekan dan depresi. Misal sebagai contoh, seseorang menjadikan bosan sebagai alasan mereka mencoba-coba judi.

Those two strong words, bosan dan coba-coba, bisa memiliki dampak yang amat besar bagi kehidupan seseorang. Sebab judi bukan hanya sekadar gambling atau money game. Yang apabila menang adalah hoki, dan bila kalah bukan rejeki. Judi membawa efek besar bagi kondisi psikologis seseorang. Misalnya pengaruh negatif game roulette online yang bisa sebabkan seseorang merasa dirinya tidak berharga akibat kekalahan bertubi-tubi. Meski hanya sebuah permainan, ekspektasi yang dibangun tinggi namun tidak mampu dipenuhi bisa membuat seseorang kehilangan harga dan value dalam dirinya.

Mewaspadai kebosanan sebagai alasan berjudi patutlah dilakukan. Sebab pengaruh negatif roulette online terpercaya, judi tak terlihat ini bukan hanya sebatas kecanduan saja. Lebih dari itu, candu yang dialaminya bisa menjerumuskan para pelaku ke dalam pemikiran yang buntu. Mereka akan sangat sensitif, emosional, lebih mudah marah . Bahkan ada banyak kasus dimana seseorang berani melakukan tindakan kriminal hanya untuk mendapatkan modal untuk bermain judi lagi.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa bosan agar terhindari dari pengaruh negatif game roulette bisa Anda simak melalui ulasan berikut ini.

Bosan Adalah Lazim

Bagaimana pun juga, adalah sebuah kebohongan jika ada seseorang yang mengaku bahwa dalam hidupnya ia tidak pernah sekali pun merasa bosan. Bosan termasuk sebuah perasaan dan kondisi yang manusiawi. Artinya setiap manusia pasti merasakannya sebagai respon alami. Bosan dalam kadarnya, adalah alarm untuk diri kita bahwa tubuh dan pikiran butuh istirahat. Bahwa usia berlalu untuk tetap dinikmati, bukan hanya dijejali dengan tugas dan kewajiban saja.

Bosan Harus Diterima, Bukan Dipelihara

Melanjuti poin nomor satu. Bahwa bosan bukan sesuatu yang memalukan seperti aib. Bosan harus Anda terima. Namun bukan berarti kebosanan bisa Anda biarkan lantas ia tumbuh subur. Hal-hal seperti inilah yang kemudian akan menjadi bibit pengaruh negatif. Sebab alasan bosan, pengaruh negatif game rouletteyang  dijadikan sasaran. Tentu hal ini tidak benar. Bosan harus diatasi.

Atasi Rasa Bosan

Dari dua puluh empat jam yang berjalan dari pagi ke pagi, ada begitu banyak kegiatan yang bisa Anda pilih. Jika kebosanan Anda disebabkan oleh rutinitas dan pekerjaan, maka Anda bisa mengambil waktu untuk rehat sejenak dan refreshing. Jika kebosanan Anda disebabkan oleh terlalu banyaknya waktu luang yang Anda miliki, misalnya pada saat Anda menunggu ujian masuk sekolah atau menunggu panggilan kerja, maka Anda bisa melakukan sejumlah kegiatan bermanfaat. Menyiram tanaman, olah raga, ikut komunitas atau menjalin silaturahmi . Bertemu dengan orang dan terlibat dalam kegiatan positif bisa menghilangkan rasa bosan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*